Wisata Bahari Khatulistiwa Tinombo Selatan Resmi Beroperasi

0

KAWASAN REST AREA OBJEK WISATA BAHARI KHATULISTIWA Yang Berada di Desa Khatulistiwa Kecamatan Tinombo Selatan Kabupaten Parigi Moutong Resmi Beroperasi Setelah Usai Diresmikan Gubernur Sulawesi Tengah Yang Diwakil Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Dr H Hidayat Lamakarate M.Si. Minggu (12/07/2020).

TNO, Sulteng, Parimo – Rest Area merupakan tempat persinggahan/peristirahatan sejenak para pengendara dari perjalanan, rest area bahari khatulistiwa merupakan tempat wisata, dan memiliki pasilitas umum lainnya seperti WC Umum dan tempat ibadah.

Rest Area Objek Wisata Bahari Khatulistiwa akan menjadi salah satu primadona andalan Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah, kawasan tersebut sebelumnya telah ramai dikunjungi masyarakat lokal dan pengunjung dari berbagai daerah, yang menarik Rest Area Objek Wisata Bahari Khatulistiwa berada tepat dilingkaran Khatulistiwa teluk Tomini, juga Rest Area tersebut miliki fasilitas Dermaga yang didukung para Kuliner yang menyajikan berbagai makanan dan jajanan.

Disamping itu, depan kawasan Rest Area akan dibangun SPBU Pertamina dan akan dikembangkan sektor wisata Agro buah.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (disporapar) Zulfinahchri Achmad S.STP, M.Si mengatakan, bahwa, Rest Area Objek Wisata Bahari sangat langkah kita temui didaerah lain, karena kawasannya terletak tepat di garis Khatulistiwa.

” Rest Area pembangunannya dimulai sejak tahun 2019 lalu, ini sangat langkah untuk kita temui di daerah lain karena memiliki enam (6) item kegiatan didalamnya, yaitu; bagunan musholah, kios cendra mata 15 unit, Pergola 6 unit, Gazebo 20 unit dan disini akan menjajakan Kuliner yang sifatnya Tradisional bukan Nasional,” ungkapnya

Zulfinachri menambahkan, “ Pada tahun 2020 ini, kita melanjutkan kegiatan pembangunan Rest Area karena kawasan Rest Area merupakan ikon Parigi Moutong yang menjadi salah satu Destinasi andalan. Selanjutnya katanya lagi, “ kegiatan tersebut tidak hanya Disporapar yang melakukan kegiatan untuk pembangunan Rest Area tetapi dibantu oleh beberapa OPD lainnya,” kunci Zulfinachri

Sementara, Bupati Parigi Moutong H Samsurizal Tombolotutu mengatakan, “ Bangunan yang direncanakan jauh jauh sebelumnya sudah hampir rampung. Kata Bupati Parimo Samsurizal telah memiliki dua (2) Rest Area yakni, Rest Area di Toboli yang dibangun oleh Swasta dan Rest Area Objek Wisata Bahari Khatulistiwa yang dibangun oleh Pemerintah, tegas Samsurizal.

Tampak Bupati Parimo H Samsurizal Tombolotutu Saat Menandatangani Prasasti Peresmian Rest Are Wasata Bahari Khatulistiwa Tinombo

Lanjut Bupati Parimo Samsurizal, membeberkan, “ Sesuai arahan Gubernur Sulawesi Tengah bahwa, Tugu Khatulistiwa akan direnovasi, tidak hanya itu, dikawasan Rest Area akan dibangun Supermarket Alfamidi dan Alfamart yang Siap buka 1×24 jam melayani masyarakat dan pengunjungnya.

Ditambahkannya, “ Bahwa Tugu Khatulistiwa yang ada di Parigi Moutong merupakan Nol derajat yang terletak didataran, karena banyak daerah lain mempunyai Tugu Khatulistiwa tetapi terletak dilaut,” ucapnya lagi.

” Rest Area Ini adalah titik sentral karena disini Nol derajat, ada nol derajat lain tetapi hanya terletak ditengah laut, kalau Parigi Moutong Nol derajatnya terletak didaratan,” ujarnya.

Dr H Hidayat Lamakarate, M.Si mengapresiasi dan bangga apa yang telah dimiliki daerah Kabupaten Parigi Moutong. Menurutnya Rest Area merupakan konsep yang sangat luar biasa karena terletak dipinggiran pantai dan pemandangannya sangat indah.

” Ini luar biasa, dan ini adalah tugas kita selaku Pemerintah, bagaimana menyiapkan ruang publik untuk aktivitas masyarakat untuk menunjang pendapatan yang lebih layak,” harap Hidayat.

” Saya kira kalau sudah dipublikasikan dan dipromosikan secara meluas, pasti akan dikenal dan masyarakat akan lebih banyak berkunjung kesini,” ucap Hidayat.

Kata Sekdaprov H Hidayat, yang memiliki gelar Doktor itu, bahwa, Gubernur telah memerintahkan kepada dirinya untuk menyiapkan anggaran untuk pembangunan Tugu Khatulistiwa.

” Saya sudah diperintahkan oleh pak Gubernur untuk menyiapkan anggarannya, tugu khatulistiwa ini perlu kita jaga bersama, dimana kita akan kembangkan dan akan menjadi tempat yang akan banyak dikunjungi pecinta wisata nantinya, dimana jarak tempuh dari parigi atau dari kota Palu paling lambat hanya butuh 4 Jam saja kita bisa sampai disini melihat tugu khatulistiwa,” ajaknya.

” Pemerintah Sulteng mendukung sepenuhnya, pembangunan yang ada disini termasuk revitalisasi kembali tugu khatulistiwa,” pungkasnya. (umr).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Open chat
Bisa Kami Bantu ?
Hallo ! Ada yang bisa kami bantu ?