Singgung Tentang Donasi Anak Yatim Melalui Akun MedSos Razak Klarifikasi Kembali Permintaan maafnya

0

TNO, Parimo Sulteng – Singgung tentang donasi anak yatim, Razak klarifikasi kembali permintaan maafnya kepada pembaca dan pihak-pihak yang dirugikan atas postingannya yang terjadi pada minggu dini hari sekitar pukul 09:17 Wita melalui akun media sosial facebook miliknya. Minggu (9/8/2020).

Terkait postingannya di media sosial tentang Open Donasi Santunan 500 anak yatim di Kecamatan Tinombo Selatan, dimana dalam hal tersebut menyinggung salah satu majelis yang ada dikecamatan tinombo selatan yakni Laskar Majelis Asbyaalul Khairaat.

Dihujat karena postingan tersebut, Razak pun segera menyambangi kediaman Ustad Idris Tjanaba salah satu pembina majelis ta’lim Asbyaalul Khairaat dan menyampaikan permintaan maafnya.

“Perlu Saya sampaikan bahwa saya sudah  bertemu dengan Ustad Muhammad Idris Tjanaba Dikediaman beliau di Desa Tada sekitar pukul 13:12 siang tadi, dan “alhamdulillah” Saya sudah klarifikasi soal postingan saya dan Ustad Sudah memaafkan saya”, Ucap  Razak salah satu Pemerintah Kecamatan.

Ditambahkannya, “Dengan persoalan ini ada hikmahnya dalam pertemuan klarifikasi tadi, saya pun diperbolehkan untuk ikut bergabung sebagai Jama’ah Majelis Ta’lim Asybaalul Khairaat Tinombo Selatan.

Tampak foto (kanan) Razak saat menyampaikan permintaan maaf dikediaman pembina majelis Ta’lim Asybahuul Khairaat Muhammad Idris Tjanaba minggu (9/8/2020)



“Insya Allah tahun depan jika Pemerintah ikut peduli dengan Anak-anak yatim di wilayah khususnya Kecamatan Tinombo Selatan, Saya harapkan setiap Desa yang ada di wilayah ini memasukan dalam usulan prioritas Program Dana Desa (DD) atau Alokasi Dana Desa (ADD) karena memang tugas ini adalah tanggung jawab Negara (Pemerintah) sesuai amanat UUD 1945.

Sementara itu Ustad Muhammad Idris Tjanaba selaku pembina Majelis Ta’lim Asybaalul Khairaat Parigi Moutong membenarkan hal tersebut bahwa saudara Razak telah mengklarifikasi kembali postingannya melalui akun facebook miliknya, dan meminta maaf kepada majelis Ta’lim Asybaalul Khairaat.   

“Soal postingan tersebut, mari kita jadikan pembelajaran bagi kita semua yang mengunakan medsos,  berfikirlah sebelum mengunggah postingan agar kejadian ini tidak lagi terulang kembali.

“Untuk saudara Razak saya sudah maafkan, mari kita bangun kembali tali silaturahmi ini agar kedepannya lebih baik lagi, Kunci Ustad Muhammad Idris Tjanaba. (Ard)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Open chat
Bisa Kami Bantu ?
Hallo ! Ada yang bisa kami bantu ?