Sample Sekolah 20 Kecamatan di Parimo Siap Uji Coba PTMT Oktober 2021

0

TNO, PARIMO SULTENG – Wakil Bupati Parigi Moutong (Wabup Parimo), H. Badrun Nggai, SE memimpin Rapat Evaluasi Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Parigi Moutong, bertempat di Ruang Rapat Bupati Parigi Moutong, Jum’at (24/9/21).

Pada rapat tersebut membahas tentang kesiapan pelaksanaan uji coba Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) untuk Sekolah TK, SD dan SMP.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong (Sekdis Dikbud Parimo), Sunarti, S.Pd.,M.Pd mengatakan, untuk Satuan Pendidikan atau Sekolah yang siap menjadi sample untuk melaksanakan uji coba PTMT di 20 Sekolah, dan Tiga Sekolah di Tiga Kecamatan belum menyatakan sikap belum siap melaksanakan PTMT.

Kata Sunarti, 20 satuan Pendidikan (Sekolah) yang siap melaksanakan uji coba Pembelajaran Tatap Muka pada Senin, 27 Oktober 2021 adalah sebagai berikut :

  1. Kecamatan Sausu (TK Pembina, SDN 1 Sausu, SMPN 1 Sausu),
  2. Kecamatan Balinggi (TK Wisnu Yoga, SDN 2 Tolai, SMPN 1 Balinggi),
  3. Kecamatan Parigi Selatan (TK GPID Masari, SDN Sumbersari, SMPN 1 Parigi Selatan),
  4. Kecamatan Parigi Barat (TK Alkhairaat Kayuboko, SDN Kayuboko, SMP Satap Negeri 2 Parigi Barat),
  5. Kecamatan Parigi (TK Alkhairaat Parigi, SD Inpres 2 Bantaya, SMPN 2 Parigi),
  6. Kecamatan Siniu (TK Pembina Towera, SD Inpres Towera, SMPN 1 Siniu),
  7. Kecamatan Ampibabo (TK Pembina Insan Kamil, SD Inpres 1 Ampibabo, SMPN 1 Ampibabo),
  8. Kecamatan Toribulu (TK Alkhairaat Toribulu, SD Inpres 1 Sienjo, SMPN 1 Toribulu)
  9. Kecamatan Kasimbar (TK Padaidi, SDN 1 Laemanta, SMPN 1 Kasimbar),
  10. Kecamatan Tinombo Selatan (TK Alkhairaat Tada, SD Inpres 1 Tinombo Selatan, SMPN 1 Tinombo Selatan),
  11. Kecamatan Sidoan (KB Tridinanti, SDN Inti 1 Sidoan, SMP Satap Negeri 2 Tinombo),
  12. Kecamatan Tinombo (TK Pembina Tinombo, SD Inpres 1 Tinombo, SD Negeri 1 Lombok),
  13. Kecamatan Palasa (TL Harapan Bunda, SDN 1 Palasa, SMPN 6 Tomini),
  14. Kecamatan Tomini (KB Harapan Bunda Tomini, SD Inpres 2 Ogotumubu, SMPN 1 Tomini),
  15. Kecamatan Mepangan (TK Aisyah Kotaraya, SD Inpres 1 Kotaraya, SMPN 3 Mepanga),
  16. Kecamatan Ongka Malino (TK Kartini Tinombala, SDN 1 Ongka, SMPN 2 Bolano Lambunu),
  17. Kecamatan Bolano (TK Pelopor Nusa Bangsa, SD Inpres 1 Wanamukti, SMPN 4 Bolano Lambunu),
  18. Kecamatan Bolano Lambunu (TK Aisiyah Bustanulahtfal Wanagading, SD Inpres 1 Wanagading, SMPN 6 Bolano Lambunu),
  19. Kecamatan Taopa (TK Pertiwi, SDN 4 Tuladenggi, SMPN 1 Taopa),
  20. Kecamatan Moutong (TK Annisa Gio, SDN 1 Moutong, SMPN 1 Moutong),

Untuk yang belum menyatakan sikap adalah :

  1. Kecamatan Torue
  2. Kecamatan Parigi Tengah
  3. Kecamatan Parigi Utara.

“Insya Allah Sekolah yang siap uji coba ada 20 Sekolah, 3 Sekolah masih belum mengambil sikap, dan pada 1 Oktober 2021 secara serentak bagi Sekolah yang siap memenuhi persyaratan Protokol Kesehatan (Prokes) untuk dilaksanakan Pembelajaran Tatap Muka” Terang Sunarti.

WABUP Parimo, H. Badrun Nggai, SE pimpin Rapat Evaluasi Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19.

Sementara itu Wabup Parimo, H Badrun Nggai, menegaskan, bagi Tiga Sekolah di Tiga Kecamatan yang tidak bisa mengirimkan datanya berarti tidak siap untuk tatap muka, maka kata Wabup dibatalkan saja PTMTnya.

“Kita putuskan bersama hari Senin tanggal 27 September sampai tanggal 30 September 2021 uji coba PTMT 20 Sekolah sampai dengan masuknya 1 Oktober 2021 dan seterusnya sesuai keputusan Rapat Satgas di Lolaro” Tegasnya.

Pada kesempatan itu Wabup Badrun, juga mengingatkan agar Dinkes Parimo memperbaiki data orang yang divaksin.

Menurut Wabup, sesuai laporan Dinas Kesehatan Parimo, bahwa pelaksanaan vaksinasi sudah tersalurkan, dan itu sudah sesuai kebutuhan, dan tepat sasaran, namun Wabup Badrun meminta kepada Dinkes agar dibuatkan laporan yang akurat, berapa yang sudah divaksin untuk Guru, TNI, Polri, ASN/Pejabat, Kantor Vertikal dan lain sebagainya, dan berapa yang belum divaksin, kata Wabup itu yang belum ada.

“Sudah berulang kali saya sampaikan ke Dinkes mana data lengkapnya penerima Vaksin dan yang belum divaksin, karena itu penting untuk kita ketahui siapa saja yang sudah dan belum divaksin dan apa alasanya” Jelasnya.

Wabup Badrun berharap semua masyarakat Parigi Moutong sudah divaksin termasuk semua Guru dan Murid yang umurnya di atas 12 tahun, apalagi menghadapi kegiatan Pembelajaran Tatap Muka yang akan dimulai secara serentak 1 Oktober 2021.

SATGAS COVID-19 PARIGI MOUTONG.
Editior : MU/MAP

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Open chat
Bisa Kami Bantu ?
Hallo ! Ada yang bisa kami bantu ?