Publik Akses Truth Soil Investigasi Tracking PT. MDA Sedang Berlangsung

0

TNO, Latimojong Luwu – Kegiatan jalan Publik akses Truth Soil Investigasi pengeboran untuk mengetahui seberapa dalam tanahnya, dan tingkat kekerasan tanahnya, pada jalur yang sementara di tracking dibeberapa wilayah kecamatan yakni; Belopa, Bajo, Bajo Barat dan Latimojong yang berada dalam wilayah Desa Kadong-Kadong, Desa Bonelemo dan Desa Kadundung, selain itu beberapa titik lainnya yang berada dalam wilayah kecamatan Bajo dan Belopa, yang melalui jalur dua mengarah ke pelabuhan Taddette Desa Senga Selatan, Latimojong, (8/07/2020)

Hirawan Act.KTT (acting kepala tehnik tambang), kepada wartawan TNO saat ditemui digasebo Masmindo mengatakan, “ Sementara ini kami melakukan Trukh Soil atau dengan kata lain invesgasi jalan dibeberapa titik tertentu, dimana dilakukan pengeboran terkhusus disekitar jembatan yang ada dalam jalur, dan kegiatan ini sudah di sampaikan secara resmi kepada Pemda Luwu dalam hal ini Bupati Luwu yang juga ditembuskan ke Camat Latimojong dan Camat Bajo Barat, termasuk desa yang akan dilalui jalur, sehingga kami atas nama perusahaan PT.MDA turun melakukan kegiatan tersebut,” jelasnya.

Tampak Foto Hirawan saat diwawancara wartawan TNO

Selain itu PT. MDA juga melakukan Soil investigasi struktur pondasi untuk bangunan Pabrik pengolahan Smilter, tepatnya di awak mas Ranteballa dan TSF Tailing untuk pembangunan penampungan limbah di kande api juga sedang berjalan.

Sambung Hirawan, “ Jembatan akan dibangun dan jalan akan di aspal dan akan dirabat di beberapa titik tertentu, dan akan dilaksanakan paling lambat 2021 akan datang. Pekerjaan itu akan dipihak ke tigakan, dan sudah ada beberapa perusahaan kontrator yang sudah join dengan perusahaan PT.MDA, akses jalan yang akan dibangun TP. MDA, digunakan untuk jalur Alat Berat (Alber)dan truk pengangkut selama aktifitas perusahaan berjalan, paling lama satu setengah tahun, atau dua tahun dan kendaraan perusahan tidak rutin beroperasi, itu pun kalau beroperasi paling tengah malam, artinya aktifitas masyarakat tidak akan terganggu, selain itu akses yang akan di bangun Masmindo masyarakat juga bebas menggunakannya,” ungkap Hirawan.

Lanjutnya lagi ia membeberkan, ” Adapun opsionalnya untuk rencana B yakni, melalui desa saronda, desa tumbubara, desa sampeang, Desa Tallang Bulawang dan Desa Balubu tembus ke samping kantor Kapolres Luwu,” ungkapnya.

Semuanya masih dalam kompensasi survey lahan akses jalan dan pembangunan bangunan Gedung Pabrik pengolahan. Bupati Luwu juga sudah memberikan rekomendasi kepada PT.MDA untuk dipresentasikan di BAPPEDA. Dan juga PT.MDA juga sementara melakukan pembebasan lahan masyarakat untuk area tambang, baik untuk pasilitas jalan dan pembangunan camp,” jelas Hirawan Act.KTT (acting kepala tehnik tambang)

Stimasi jalur yang akan di bangun kurang lebih 50 Km, titik nolnya dari desa rante balla sampai dipelabuhan Taddette. Adapun luas jalur yang akan dibangun minimal 6 meter, sementara kami sedang melakukan Diotec pengambilan sample kepadatan tanah untuk pembuatan badan jalan (Truth Soil Investigasi). (ach)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Open chat
Bisa Kami Bantu ?
Hallo ! Ada yang bisa kami bantu ?