Pemda Parimo Salurkan Bantuan Logistik Kepada Korban Pasca Gempa Sulbar

0

Salah Satu Komitmen Peduli Kemanusiaan, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Salurkan Bantuan Beras Sebanyak2,5 Ton, Untuk Korban Pasca Gempa Majene, Sulawesi Barat.

TNO, Parimo Sulteng – Zulfinasran dalam laporannya, “Rombongan ke dua peduli kemanusiaan Parigi Moutong, untuk penyaluran bantuan berupa beras dan kebutuhan sehari-hari, bersama relawan dan tim medis,” Ungkap Setda Parigi Moutong selaku Ketua Tim kemanusiaan terhadap Korban pasca gempa 6,2 SR di Majene sulawesi barat (sulbar) di gedung Indoor perkantoran Bupati Parigi Moutong, sebelum pemberangkatan rombongan menuju lokasi pasca gempa Majene, Senin 18 Januari 2021 lalu.

Ia mengatakan, tim gabungan kemanusiaan gelombang kedua yang diberangkatkan ke titik pengungsian korban pasca gempa majene, terdiri dari, BPBD, Dinkes, DPUPRP, RSUD Anuntaloko dan Dishub Parimo.

Tim kedua yang akan diberangkatkan kelokasi pengungsian, untuk penyaluran bantuan kemanusiaan dan penanganan kesehatan untuk para korban, yang akan di fokuskan di tenda-tenda pengungsian, selain itu Tim juga akan menyalurkan bantuan beras sebanyak 2,5 ton. Bantuan tenaga medis sebanyak sepuluh (10) personil, yang terbagi dari RSUD Anuntaloko lima (5) orang, dan dari Dinkes juga lima (5) orang.

Selain itu, pendistribusian logistik akan memperhatikan kondisi di lapangan dan hasil tinjauan tim. Yang bertujuan agar penyaluran bantuan tepat sasaran.

“ Beras 2,5 ton ini merupakan sebahagian dari donasi masyarakat peduli kemanusiaan yang berhasil dikumpulkan sebanyak 10 ton,” Sebutnya.

Selain beras, logistik lainnya yang terkumpul yaitu, beras ketan 5Kg, gula pasir 17Kg, kopi bubuk 1Kg, Telur 58 rak, minyak goreng 43 gardus dan air mineral 358 dos, mie instan 187 dos, susu bubuk untuk baby 37 dos, popok bayi dan orang tua sebanyak 43 dos dan 63 sachet, ikan sarden 60 kaleng, snack 10 dos, selimut dan sarung 62 lembar. Jilbab mukenah dua dos, terpal 9 lembar, pembalut wanita 10 rempeng, sabun mandi 46 paket dan paket obat-obatan.

Tampak Foto Wakbup Parimo, Badrun Nggai (Kiri), bersama Setda Parimo Zulfinasran (Kanan)

“ Juga donasi berupa uang tunai sejumlah Rp.8,5 juta rupiah, dari Kecamatan Palasa,” Terangnya.

Bantuan ini kata dia, terkumpul dari beberapa OPD dan ASN, pemerintah kecamatan, lembaga dan organisasi, jema’ah Masjid, Risma, jema’ah Gereja dan dari kampus perguruan tinggi yang ada di Parigi Moutong.

“ Nantinya bantuan ini akan di salurkan langsung kepada korban, sesuai hasil assessment tim di lapangan,” Ungkapnya

Dalam tim kemanusiaan Parimo untuk korban pasca gempa majene, juga didampingi tim dari PMI Parimo, dimana tim PMI ini menurunkan dua (2) armada kendaraan operasional.

“ Kami sudah berkoordinasi dengan Bupati Majene dan kepala Dinsos Majene, terkait bantuan kemanusiaan Parimo yang akan kita salurkan kepada korban,” Ucapnya.

Sambunya lagi, “Bantuan kemanusiaan ini kita harapkan tiba dilokasi dengan selamat.” Harapnya

Hal itu sesuai dengan hasil assessment tim kemanusiaan pertama yang sudah berada dilokasi pasca gempa majene, hingga saat ini penanganan terus kita upayakan untuk lebih ditingkatkan, dimana jumlah korban dan pengungsi mencapai ribuan orang.

Sementara itu, Wakil Bupati Parigi Moutong, H Badrun Nggai ditempat yang sama mengatakan, tim kemanusiaan yang ikut dalam rombongan, diharapkan bisa menyalurkan bantuan ini kepada pihak yang sangat membutuhkan.

“ Upayakan selalu berkoordinasi dengan Pemda Majene dan Pemprov Sulawesi Barat, demi kelancaran misi kemanusiaan Parigi Moutong ini,” Tuturnya.

Kemudian ia berpesan, agar tim kemanusiaan Parigi Moutong untuk korban pasca gempa majene, untuk selalu menjaga protokol kesehatan. Mengingat saat ini, masih berada dalam situasi pandemi covid 19.

“ Selalu perhatikan kebutuhan logistik serta obat-obatan untuk tim, demi menjaga kondisi agar selalu prima,” Tutupnya.

Rilis : Kominfo Parimo
Editor : Hardi/Moh Umar

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Open chat
Bisa Kami Bantu ?
Hallo ! Ada yang bisa kami bantu ?