Pemda Parimo – Kampus Merdeka Untad Lakukan Identifikasi Potensi Sidat, Kabid DKP : Kandungan Gizinya Lebih Baik dari Salmon

0

TNO, PARIMO SULTENG – Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Parigi Moutong (DKP Parimo), I Made Kornelius, Api.,M.Si mengatakan Universitas Tadulako (Untad) Palu melalui Program Kampus Merdeka Untad melakukan Identifikasi potensi Sidat di Kabupaten Parigi Moutong.

Sidat merupakan jenis ikan yang memiliki nilai Ekonomis tinggi yang bisa memberikan kesejahteraan bagi warga. Kandungan gizinya juga lebih banyak dibandingkan Ikan Salmon yang sudah lebih dikenal, sangat baik dikonsumsi untuk perkembangan otak anak.

Sidat (Ordo Anguilliformes) adalah kelompok ikan yang memiliki tubuh ramping dan memanjang. Ikan ini masuk dalam Ordo Anguilliformes, yang terdiri atas 4 subordo, 19 famili, 110 genera, dan 400 spesies. Kebanyakan hidup di laut namun ada pula yang hidup di air tawar.

Dr Fadli, bersama Tim melakukan Identifikasi Sidat potensi perikanan di Parigi Moutong, Rabu (9/6/21). Menurut Made Kornelius, ada berbagai Potensi di Bidang Perikanan yang potensial dijadikan Lokus Sidat, salah satunya di Desa Siavu Kecamatan Tinombo.

Kabid Perikanan Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Kab Parimo, I Made Kornelius, Api.,M.Si

Made (sapaan akrabnya) beberapa waktu lalu, salah satu Akademisi Untad Fadli bersama masyarakat Desa Siavu mencoba melakukan Survei di Sungai Siavu, dan ternayata menurut Made banyak terdapat Benih Sidat (Glass Eel).

Menurut Made, melalui Program Kampus Merdeka Untad, rencananya tim Untad juga akan melakukan kajian terhadap Potensi Sidat di Desa Siavu, dan secara Teknis masyarakat akan diajarkan/dilatih menangkap Benih Sidat (Glass Eel) sekaligus akan diberikan Pelatihan bagaimana membesarkan (menggelondongkan) benih Sidat (Glass Eel) menjadi ukuran yang lebih besar (Helver), sehingga dapat memberikan nilai tambah.

Setelah ukuran Sidat (Helver) kata Made, akan dipasarkan/dijual keluar Daerah. Disamping itu ucapnya, kelompok akan dilatih untuk membesarkan benih Sidat sampai pada ukuran Konsumsi.

“Diharapkan melalui Program Kampus Merdeka ini, akan menghasilkan sebuah kajian yang nantinya dapat dijadikan acuan dalam menggali dan mengelola Potensi Sidat di Parimo,” Pungkasnya.

Sambung Made, “Pemerintah Daerah Parigi Moutong melalui DKP bisa memberikan dukungan secara penuh terhadap Program tersebut. Pak Bupati telah mengintruksikan kepada kami DKP dan Bappelitbangda untuk bersama sama mendukung Program pemberdayaan ini, dengan harapan Potensi Sidat dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat di Desa Siavu pada khususnya, dan Parigi Moutong pada umumnya,” Ujarnya.

Pada kegiatan Program Merdeka Untad Mahasiswa Fakuktas Perikanan Untad akan mendampingi kegiatan tersebut hingga selesai.

Program Pemberdayaan Masyarakat melalui Potensi Sidat merupakan Inisiatif dan terobosan Bupati Parigi Moutong H Samsurizal Tombolotutu, yang difokustugaskan kepada DKP Parimo secara teknis, dimana Budidaya Sidat kedepannya akan meningkatkan pendapatan masyarakat dan Daerah.

Rilis : Kominfo Parimo
Editor : MH/MUMAP

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Open chat
Bisa Kami Bantu ?
Hallo ! Ada yang bisa kami bantu ?