Momen 17 Agustus ditengah Pandemi Mohammad Hardi : Perbedaan itu ada bukan untuk dipermasalahkan tapi untuk kita rayakan

0

TNO, Parimo Sulteng – Momen 17 Agustus memang sangat dinantikan bagi seluruh rakyat Indonesia, dimana rakyat Indonesia merayakan hari proklamasi kemerdekaan itu dengan meriah, mulai dari berbagai macam kegiatan turut dimeriahkan oleh seluruh bagian dari masyarakat serta ikut berpartisipasi dengan cara masing-masing hingga puncak acara peringatan upacara kemerdekaan pengibaran sang saka merah putih.

Ditahun 2020 ini meskipun keadaanya sangat berbeda, seluruh warga Negara Indonesia diwajibkan mengikuti protokol kesehatan terkait pandemi covid 19 yang masih melanda di indonesia.

Namun tak patah semangat untuk menjalankan dan tetap merayakan hari kemerdekaan itu dengan suka cita. Selasa (18/08/2020).

Mohammad Hardi SH, Salah satu wartawan TNO lulusan Universitas Tadulako (Untad) yang turut memeriahkan 17 agustus beberapa waktu yang lalu dalam kesempatan itu pihaknya menjelaskan bahwa,” Ada hal yang menyedihkan dalam peringatan kemerdekaan Indonesia saat ini, dimana 17 Agustus 2020 HUT RI ke 75, pandemi corona (Covid-19) masih melanda di Indonesia, mengharuskan masyarakat mentaati aturan protokol kesehatan.

“ Meskipun keadaanya berbeda, Kita tak perlu untuk patah semangat dalam memeriahkannya kita harus menikmati kemerdekaan itu karena kita sudah meraihnya dengan perjuangan, kita tahu arti kemajuan karena kita menapakinya melalui ujian dan tantangan,” Terang Hardi

Hardi pun mengatakan,” Adapun pesan yang disampaikan melalui akun instagram oleh Presiden RI Joko Widodo pada 17 agustus 2020, dalam unggahannya mengatakan bahwa,” Kita menikmati arti kemerdekaan, karena kita meraihnya dengan perjuangan. Kita tahu arti kemajuan, karena kita menapakinya melalui ujian dan tantangan.

Tampak foto Mohammad Hardi SH. salah satu wartawan TNO Perwakilan Sulteng turut merayakan HUT RI ke – 75 ditengah pandemi covid 19. selasa (18/08/2020).

“ Unggahan tersebut harus kita pahami sebagai penegasan bahwa, bangsa Indonesia terdiri dari berbagai macam ujian, suku, golongan masyarakat dan agama.

“ Oleh karena itu Perbedaan yang ada di indonesia adalah sebuah anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, Jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk terus merajut persatuan dan kesatuan nasional.

“ Perbedaan itu ada bukan untuk dipermasalahkan, tapi untuk kita rayakan bersama demi kemerdekaan republik indonesia, sekaligus mengenang jasa para pahlawan pahlawan yang telah gugur mendahului kita,” ucap Hardi

Lanjut Hardi, “Hal ini bagian tradisi positif sekaligus pengakuan dan penegasan bahwa kemerdekaan Indonesia ditujukan untuk semua Indonesia, satu buat semua dan semua buat satu,” jelasnya

Lanjutnya, “Meskipun kita tidak ikut berjuang dalam medan perang seperti jaman dulu, masyarakat tetap bisa ikut semangat merayakan HUT RI ke 75, Karena semua menempatkan persatuan Indonesia diatas berbagai perbedaan yang ada,” Kunci Mohammad Hardi SH

Untuk diketahui, selain upacara bendera yang dipusatkan di tugu Khatulistiwa, Desa Khatulistiwa Kecamatan Tinombo Selatan kegiatan upacara bendera tersebut dilanjutkan diarea lokasi pantai mosing Desa Siney dengan membentangkan bendera merah putih didasar laut pantai mosing.

Meski dalam keadaan berbeda, Hardi pun tak patah semangat untuk turut memeriahkan HUT RI ke – 75 bersama para Kades kecamatan Tinombo Selatan, guna merayakan dan menikmati kemerdekaan republik indonesia yang ke – 75. (Ard)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Open chat
Bisa Kami Bantu ?
Hallo ! Ada yang bisa kami bantu ?