Meski Tanpa Gol, IB Mengecoh Lini Pertahanan Container FC 3

0

Container Super League, yang disponsori CAFE CONTAINER “Karena Rasa Pertemukan Kita” Manager Cafe Container (Herman Sukri), kembali di gelar di Lapangan Andi Djemma Belopa dengan menggunakan sistim kompetisi Full yang di ikuti 6 tim yakni; Container 1,2,3,4,5 dan 6. Di mulai, Senin, 1-12 Maret 21, diisi pemain beragam latar belakang dan segala usia, diantaranya ASN,POLRI,PENGUSAHA, POLITISI, LSM, WARTAWAN, Juga para pemain PRO & mantan Pemain PRO. Belopa, Senin (1/3/21).

TNO – Laga lanjutan Container Super League yang menggunakan sistem kompetisi Full yang dari 6 tim yang mempertemukan Container FC 3 dengan Container FC 4 di Lapangan A. Djemma Belopa pada Senin (1/3/2021) sore WIB hampir mencapai ekspektasi: Seru, sengit, namun menghasilkan gol 1-1.

Ya, pertandingan tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1. Kendati demikian, kedua tim sudah berupaya keras untuk meraih kemenangan. Menurut catatan, sebanyak 7 kali tembakan lahir di pertandingan kali ini.

Container FC 4 nampak lebih dominan, di mana tim besutan IB (Irwan Bakri) tersebut mampu membuat 11 tembakan yang enam di antaranya menemui sasaran. Sementara Container FC 3 melepas 4 tembakan, tiga mencapai targetnya.

Hasil imbang ini tidak memberikan perubahan yang signifikan dalam klasemen sementara. Kedua keseblasan masih berada di peringkat dua, dengan poin imbang 1-1.

Pelajaran penting yang bisa dipetik dari laga kali ini. Tetap Sengit Meski Kedudukan Masih Imbang, Seperti yang telah disebutkan di atas, laga ini berlangsung dengan sengit dan menghasilkan banyak tembakan. Tidak sedikit dari sederet tembakan tersebut yang bisa membuat fans kedua tim ‘senam jantung’.

Container 4 mengutamakan permainan penguasaan bola dan menghasilkan sejumlah peluang. Salah satunya berasal dari sepakan Jabbar yang tak mampu dihalau kiper Container 3, Iksan.

Container 3 pun sempat melakukan serangan balik yang membuat situasi menguntungkan di lini pertahanan Container 3. Sayangnya, Dian gagal memberikan umpan terakhir kepada rekan-rekannya yang berlari lebih dulu.

Kelemahan Container 3 pada laga ini mengekspos kelemahan dalam skema serangan balik Container 4 yang telah mengeco linik pertahanan Container 3, Jika tim lawan punya sosok ‘pemotong bola’, jangan harap mereka mampu mencetak gol.

Biasanya, konsep serangan balik ini bisa menyakiti tim yang memiliki penguasaan bola lebih baik. Kendati demikian, para pemain Container 3 terutama di sektor pertahanan tetap siaga ketika Container 4 menyerang dengan kecepatan tinggi.

IB, Sardinata, Nurman, hingga Jabbar benar-benar membuat barisan pertahanan Container 3 kewalahan membek up serangan yang berkecepatan tinggi, banyak serangan balik Container 4 yang tek mampu dihentikan linik pertahanan Container 3.

Dalam keterangan Pers nya IB membeberkan bahwa, serangan yang ia lancarkan itu meski tak membuahkan hasil yang memuaskan namun IB mengaku telah memporak porandakan linik belakan tim lawan yang diperkuat Mistam bersama kawan-kawan.

Lanjut IB, pertahanan Container 3 untuk pertemuan selanjutnya, harus memiliki momok yang lebih ketimbang pertandingan tadi,” Imbuhnya

Hasil imbang ini jelas merugikan buat kedua tim yang sedang berambisi menduduki peringkat pertama gagal memangkas poin dengan rival sekotanya.

Di sisi lain, Container 3 gagal mempertahankan kemenangannya di detik awal pertandingan, Container 3 lebih duluan unggul, namun imbang dengan skor 1-1 pada menit terakhir, dimana tendangan bebas yang dilakukan Sardinata mampu disempurnakan Jabbar dengan baik.

IB menjelaskan, melihat pola atau materi Container 3 tentu sangat kecil pelungnya untuk masuk di babak selanjutnya”. Kunci IB

Sumber : AK

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Open chat
Bisa Kami Bantu ?
Hallo ! Ada yang bisa kami bantu ?