Jawab Isu Kurang Sedap, PPK Proyek Rujab Dinkes Parimo : Pekerjaannya Sudah Sesuai RAB

0

TNO, PARIMO SULTENG – Nyomang Adi yang bertindak selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada proyek lanjutan pembangunan Rumah Jabatan (Rujab) Dinas Kesehatan (Dinkes) Parigi Moutong yang menyita perhatian publik, sebagaimana yang diberitakan salah satu Media Online beberapa waktu lalu, dibantah oleh Nyomang Adi.

Dimana pada pemberitaan tersebut, bahwa pembangunan Rujab Dinas Kesehatan yang telah menghabiskan anggaran kurang lebih Rp800 Jutaan, namun belum rampung tulisnya hingga diminta agar aparat hukum turun tangan.

Media TNO tertarik untuk melakukan penelusuran adanya dugaan tersebut yang menyita perhatian publik, khususnya para kuli tinta yang berprofesi sebagai jurnalis, PPK pembangunan lanjutan Rujab Dinas Kesehatan T.A 2020 yakni Nyomang Adi, saat dihubungi melalui via telepon selular milik pribadinya oleh wartawan Media ini Jum’at (13/8/21).

Dalam keterangannya bahwa, “Pembangunan Rujab Dinas Kesehatan memang belum selesai 100 persen, yang belum selesai terang Adi, termasuk pengecetan dinding, pemasangan plafon, dan pemasangan lantai keramik, serta plesteran pada bagian belakang bangunan, dan itu masih menunggu anggaran lanjutan” Urainya, dan menurutnya lagi, estimasi anggaran untuk penyelesaian rujab tersebut ditaksir masih akan menelan anggaran dikisaran Rp200 jutaan” ungkap Adi.

Lanjut Adi, untuk anggaran lanjutan pada tahap II pembangunan Rujab Dinas Kesehatan yang menelan anggaran kurang lebih Rp350 juta, dan itu sudah sesuai RAB pada kontrak yang ada, adapun kondisi bangunan yang ada saat ini, konsultan desain sudah membuat rinciannya (RABnya), untuk menyesuaikan dengan anggaran Rp350 juta itu, jadi untuk anggaran Rp350 juta dengan desain bangunan yang ada memang belum mencukupi anggaran yang telah terkontrak mulai dari tahap pertama hingga tahap kedua, untuk menyelesaikan secara tuntas 100 persennya.

Iapun menjelaskan bahwa, “Saya selaku PPK pada proyek ini di tahap II tahun 2020 tahun lalu, dengan besaran anggaran kurang lebih Rp350 juta, namun PPK pada tahap I atau pertama, pada tahun 2018 lalu, yakni Wayang Budi dengan anggaran kurang lebih Rp400 juta” Jelasnya.

“Jadi adapun teman-teman dari media yang memberitakan terkait proyek pembangunan Rujab Kesehatan ini, dengan dalih adanya dugaan penyimpangan (korupsi) itu salah???, benar ada beberapa wartawan yang minta konfirmasi ke saya terkait proyek ini, namun saya sangat menyayangkan karena setelah saya melihat berita yang terbit sangat jauh dengan faktanya, tidak sesuai apa yang saya sampaikan dengan apa yang diberitakan, tapi… imbuh Adi, tidak perlu kita tanggapi yang seperti itu karena hanya membuang energi dan waktu” Sentil Nyomang Adi.

Kondisi bangunan saat ini menurutnya, sudah mencapai 80 persen, dan untuk penyelesaiannya secara keseluruhan akan menelan anggaran kurang lebih Rp1 Miliar, berdasarkan koordinasi Nyomang Adi bersama Bidang Cipta Karya” Ungkapnya.

Penulis : MU

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Open chat
Bisa Kami Bantu ?
Hallo ! Ada yang bisa kami bantu ?