Dinas Perkim Luwu Laksanakan Sosialisasi Penyelenggaraan Kawasan Permukiman : Sofyan Merubah Kumuh Menjadi Sehat, Menghilangkan Cemas Menjadi Aman

0

Ridwan Tumbalolo menyampaikan beberapa program strategis yang menjadi prioritas pemerintah daerah Kabupaten Luwu terkait bidang perumahan dan permukiman

TNO, Belopa Luwu – Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Luwu melaksanakan Sosialisasi Penyelenggaraan Kawasan Permukiman, Selasa (13/10/2020).

Acara yang digelar di ruang rapat Dinas Perkim di lantai dua ini, dibuka penjabat Sekda Luwu, Ridwan Tumbalolo. Turut hadir Kepala Bapedda dan Litbang Luwu, Muh Rudi, Kadis Perkim, Sofyan Thamrin, para camat dan OPD terkait.

Sosialisasi ini menghadirkan narasumber Balai Prasarana Permukiman wilayah SulSel sebagai perwakilan dari Ditjen Cipta Karya Kementrian PUPR.

Sekda Luwu, Ridwan Tumbalolo menyampaikan beberapa Program Strategis yang menjadi Prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu terkait bidang perumahan dan permukiman, antara lain penanganan kawasan kumuh, pembangunan rumah nelayan dan pesisir dan peningkatan kualitas rumah tak layak huni.

Hal senada juga disampaikan Sofyan Thamrin, bahwa Program Prioritas untuk permukiman dan penyediaan sarana dan Prasarana pendukung permukiman masyarakat akan terus dianggarkan untuk memenuhi sasaran di RPJMD Luwu dibidang perumahan dan permukiman.

“ Menjawab tantangan tersebut, pemerintah sudah berupaya memberikan fasilitas pembangunan prasarana dan sarana dasar, meskipun saat ini masih jauh dari yang kita harapkan, fasilitas permukiman seperti air minum, sanitasi, jalan lingkungan, revitalisasi kawasan, dan peningkatan kualitas permukiman serta penyediaan Rumah Sederhana, melalui program rumah tidak layak huni (RTLH), menjadi rumah layak huni (RLH),” urai Sofyan

“ Pelaksanaan pembangunan prasarana dan sarana dasar permukiman tersebut juga dilaksanakan dengan model pemberdayaan yang melibatkan masyarakat sejak perencanaan sampai dengan operasi dan pemeliharaan insfrastruktur, salah satu program yang diinisiasi oleh pemerintah untuk mewujudkan visi tersebut adalah Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLPBK), ini yang akan kita upayakan.” ucap Sofyan

Sementara itu, dari uraian narasumber Balai Prasarana Permukiman Sulsel menekankan pentingnnya Pokja PKP dan penyusunan Dokumen-Dokumen pendukung pada bidang permukiman, seperti Rencana Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Perkotaan (RP2KPKP) dan Strategi Penyelenggaraan Kawasan Permukiman (SPKP) sebagai persyaratan bagi permohonan Pemda untuk mendapatkan bantuan Program penanganan kawasan permukiman dari Kementrian PUPR. (*)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Open chat
Bisa Kami Bantu ?
Hallo ! Ada yang bisa kami bantu ?