Bergelar The Master Diving, Putra Kedua Bupati Beri Gagasan Pengembangan Wisata Parimo

0

TNO, PARIMO SULTENG – Kapten (CZI) Riznu Fitra Bhuana Tombolotutu yang merupakan putra kedua dari pasangan, H. Samsurizal Tombolotutu yang tak lain adalah Bupati Parigi Moutong (Parimo), dan Dra. Hj. Noor Wachida Prihartini, ingin membantu mengembangkan sektor pariwisata di Kabupaten Parigi Moutong.

Tak tinggal diam sebagai putra ‘mahkota’, Riznu (sapaan akrabnya) ingin mengembangkan Objek Wisata di Parigi Moutong melalui gagasan dan konsep pengembangan pariwisata, diantaranya Olahraga Diving dan Paralayang.

Wiznu yang saat ini bestatus Perwira Menengah dengan Pangkat Mayor di Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), dan bertugas di Manado mengatakan, dirinya tertarik dengan kemajuan Pariwisata di Manado tempat dia bertugas, kata dia, sangat luar biasa peningkatan ekonomi daerah yang memiliki objek wisata, sehingga dia berinisiatif, mengapa di Parigi Moutong tidak bisa seperti itu…???. Menurutnya Parimo memiliki banyak potensi pariwisata yang dapat digali dan kembangkan, yang tidak kalah pentingnya dengan daerah lain yang telah memiliki kemajuan di bidang pariwisata.

Kapten (CZI) Riznu Fitra Bhuana Tombolotutu yang merupakan putra kedua Bupati Parimo.

“Saya pertama kali tahunya Lolaro pada bulan Januari kemarin (2021 red), karena kebetulan saya Dinas di Manado. Saya melihat potensi pariwisata di Manado, sudah berjalan dengan adanya Plan Taman Nasional, kemudian saya membandingkan kenapa di Parigi Moutong tidak bisa seperti itu. Mari kita berikan edukasi kepada masyarakat kita, dulu apa yang lebih dominan di Perairan Teluk Tomini ini, atau kita jadikan Tomini sebagai Objek Wisata,” Ungkap Riznu, Jum’at (25/6/21).

Olehnya Riznu mengajak semua komponen untuk bersama-sama membangun Parigi Moutong, salah satunya melalui pengembangan wisata alam.

Lanjut Riznu, “Kedatangan Tim Diving 7 orang dari Manado yang saya koordinir, bertujuan untuk mendidik masyarakat, bahwa pariwisata jangan hanya bayak dijadikan seremoni saja, akan tetapi harus digali potensinya sebagai bagian dari promosi pariwisata yang kita miliki”.

“Di Manado kebanyakan orang berprofesi sebagai Gaming Turis atau Pemandu Turis yang datang dari luar. Sehingga di Manado, Pemerintah mengadakan Sekolah SMK Diving dan Universitas Politeknik Wisata, dan hasilnya lulusan dari sana rata-rata sebagai Pemandu Wisata atau Gaming Turis. Ini yang kita harus manfaatkan, agar kedepan Parimo bisa seperti itu, bisa dijadikan profesi dan sumber penghasilan bagi masyarakat, dan pastinya juga berhubungan dengan cinta lingkungan,” Ujar Lulusan Akademi Militer (Akmil) itu.

Sambung Riznu, bahwa ia berkeinginan paling tidak membantu mengajarkan atau memberikan pelatihan kepada masyarakat melalui Instruktur The Master Diving terkait Pengembangan Wisata Diving di Parigi Moutong.

“Kami sebanyak 5 orang yang sudah bersertifikat The Master Diving akan mencoba membantu memberikan pelatihan khususnya kepada anak-anak kita yang ada di daerah terpencil dan anak anak nelayan yang ada di pesisir pantai,” Pungkasnya.

Rilis : Kominfo Parimo
Editor : MU/MAP

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Open chat
Bisa Kami Bantu ?
Hallo ! Ada yang bisa kami bantu ?