TNO, LAROMPONG LUWU – Sebagai bentuk realisasi dari hasil Musyawarah Nasional (Munas) X PPNI di Provinsi Bali tahun 2021 lalu, Pembentukan Badan Penanggulangan Bencana (Bapena) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) yang diprakarsai Dewan Pengurus Pusat (DPP) PPNI sudah mulai terealisasi di berbagai wilayah di Indonesia.

Demikian halnya DPD PPNI Luwu akhirnya melantik pengurus Bapena PPNI Kabupaten Luwu di Hotel Tazlilah Desa Buntu Matabing Kecamatan Larompong, Sabtu, 4 Februari 2023.

Ketua DPD PPNI Luwu, Sahrun, S.KM,.M.Kes mengungkapkan, sebelum dibentuknya Pengurus Bapena, anggota PPNI Luwu yang berjumlah kurang lebih 1.127 orang se-Kabupaten Luwu senantiasa siap dan terjun langsung dalam penanganan pasca bencana dimanapun lokasinya.

“Dibentuknya Bapena ini sebagai kelengkapan dari struktur DPD PPNI Luwu, tujuannya sebagai jawaban bahwa Perawat memang terlibat dalam segala penanggulangan bencana” Ungkap Sahrun.

Selain itu, Keberadaan Bapena ini nantinya untuk menyiapkan rekan perawat yang tugasnya melakukan penanggulangan bencana dapat terkoordinir dengan baik, disamping menyediakan Perawat dengan keahlian tertentu.

“Insya Allah PPNI Luwu senantiasa mengawal program-program Bupati Luwu dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui pendekatan pelayanan” Ungkap Sahrun.

Tampak kanan Ketua DPD PPNI Luwu, Sahrun, S.KM,.M.Kes pada Pelantikan pengurus Bapena PPNI Kabupaten Luwu di Hotel Tazlilah Desa Buntu Matabing Kecamatan Larompong, Sabtu, 4 Februari 2023.

Atas pelantikan Bapena ini, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Luwu, Ahyar Kasim, SH.,MH mewakili Bupati Luwu menyampaikan apresiasinya.

“Ini profesi yang mulia karena menjalankan tugas dan tanggung jawab memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sehingga atas nama pemerintah Kabupaten Luwu, kami menyampaikan apresiasi atas kinerja dan pengabdiannya yang tulus dan ikhlas” Ujar Ahyar Kasim.

Hanya saja Ahyar mengingatkan, agar pelantikan ini tidak dijadikan ceremonial belaka tetapi setelah pelantikan langsung melakukan aksi nyata.

“Setelah pelantikan ini diharapkan Bapena Luwu segera melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan instansi terkait dalam hal ini BPBD untuk melakukan penanganan pra dan pasca bencana” Lanjutnya.

Sementara itu, Ketua DPW PPNI Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Rakhmat, S.Kep.,Ns,M.Kes yang merupakan salah seorang pencetus dan penulis pedoman Bapena PPNI menjelaskan bahwa Bapena akan menyiapkan Relawan dari rekan Perawat yang punya keahlian spesifik dalam penanganan bencana.

”Jadi nanti pada saat penanggulangan bencana, masing-masing memiliki keahlian. Ada khusus penanganan gawat darurat, maupun saat pasca bencana” Jelas Abdul Rakhmat.

Abdul Rakhmat juga menjelaskan bahwa kehadiran Bapena bukan sebagai tandingan DPD PPNI sehingga semua pergerakan Bapena harus terkoordinasi melalui DPD PPNI Luwu.

Pada kesempatan itu, Abdul Rakhmat menxampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Luwu yang memberikan perhatian besar terhadap perkembangan PPNI.

“Kolaborasi itu penting sehingga PPNI telah menjadi mitra pemerintah dengan memberikan sumbangsih terbaik, olehnya itu, kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada bapak Bupati Luwu atas komitmennya terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Luwu” Tuturnya.

Abdul Rakhmat memberikan apresiasi kepada pengurus DPD PPNI Luwu yang mampu melakukan konsolidasi dengan seluruh pengurus DPK se Kabupaten Luwu dengan mengadakan Family Gatering sebagai bentuk ikatan silaturrahmi dan soliditas sesama perawat.

Pelantikan dihadiri sejumlah Kepala OPD Lingkup Pemkab Luwu, diantaranya Kadis Kesehatan, Kepala Badan Kesbangpol, Direktur RSUD Batara Guru dan para Ketua DPD PPNI se-Luwu Raya. (DKL/AK)

By TNO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Bisa Kami Bantu ?
Hallo ! Ada yang bisa kami bantu ?