AMPIBI Kecam Kejari Parimo Segera Menahan Mantan Kadis Kominfo dan Wakil Ketua II DPRD Parimo

0

TNO, Parimo Sulteng – Aliansi Masyarakat Peduli Kabupaten Parimo (AMPIBI) meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Parigi Moutong (Parimo) Sulteng untuk segera menahan mantan Kepala Dinas Kominfo Parimo, Hamka Lagala dan Wakil Ketua II DPRD Parimo, Sugeng Salilama sebagai tersangka atas dugaan kasus Korupsi secara korporasi pada pengelolaan Aset Daerah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Parimo tahun 2012 silam. Hal itu diungkapkan Juru Bicara (Jubir) AMPIBI, Fadli Arifin Azis, kepada wartawan, Sabtu (07/11/2020).

Langkah penahanan ini menurut Jubir Ampibi, Fadli Arifin Azis, perlu dilakukan tindakan preventif sebagai bukti bahwa penegakan supremasi hukum di wilayah kerja Kejari Kabupaten Parimo tidak tebang pilih dalam penanganan kasus korupsi. Fadli menyatakan, semua warga negara Indonesia semua sama di mata hukum yang tidak memandang oknum tersebut dari latar belakang apapun, sebab kasus yang membawa dua pejabat itu jelas merugikan negara khususnya masyarakat kabupaten Parigi Moutong.

“ Kita berharap kepada pihak penegak hukum agar menegakan supremasi hukum sebagaimana amanat UU, semua sama di mata hukum, jangan sampai terkesan tebang pilih, terkhusus kasus dugaan korupsi yang kita kawal ini sudah jelas merugikan keuangan negara namun pelakunya masih bebas berkeliaran, ia tambahkan lagi, bahwa sejumlah kasus dugaan korupsi mengendap di Kejaksaan Parimo,” Ujarnya.

Fadli menegaskan, bahwa masyarakat sangat mengapresiasi langkah Kejari dalam penyelidikan dan penyidikan dugaan kasus penyimpangan pada pengelolaan Aset Daerah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Parimo yang sudah menjadikan kedua pejabat tersebut menjadi tersangka.

“ Para penggiat anti korupsi di daerah ini berharap dengan hadirnya Kepala Kejari baru Kabupaten Parimo, Muhammat Fahrorozi, SH,MH. Sebab disamping kasus penyimpangan pengelolaan pada dinas kelautan dan perikanan masih banyak lagi kasus yang akan menyeret beberapa pejabat di Parigi Moutong yang sampai hari ini kasusnya tidak terselesaikan,” Tandasnya.

Berita ini terbit masih menunggu tanggapan dan konfirmasi dari pihak Kejari Kabupaten Parimo.

Rilis: Hardi
Editor: Moh Umar

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Open chat
Bisa Kami Bantu ?
Hallo ! Ada yang bisa kami bantu ?